Course Content
Integrasi Prinsip Syariah dalam Standar Pelayanan Medis dan Fikih Bedah Mata
Modul ini membahas implementasi nilai-nilai Islam dalam pelayanan medis di RS Mata Achmad Wardi, mulai dari penegakan prinsip keadilan non-diskriminatif di poli eksekutif hingga penerapan fikih bedah yang ketat. Anda akan mempelajari bagaimana profesionalisme medis disinergikan dengan aspek kesucian (thaharah), penjagaan aurat, serta manajemen waktu yang menghormati ibadah untuk menciptakan pelayanan yang aman, bermartabat, dan sesuai syariat. 1. Pelayanan Eksekutif Non-Diskriminatif dan Transparansi Akad (Anti-Ghoror & Risywah) 2. Penjaminan Kesucian (Thaharah) Lingkungan dan Peralatan Bedah 3. Etika Medis dalam Penjagaan Aurat Pasien dan Sinkronisasi Waktu Shalat di Kamar Operasi
0/2
Profesionalisme Penunjang Medis Mengintegrasikan Aspek Halal, Thayyib, dan Amanah
Modul ini membahas peran krusial unit penunjang medis dalam mendukung ekosistem rumah sakit syariah, mulai dari pengelolaan farmasi yang menjamin aspek halal-thayyib hingga pelayanan laboratorium dan gizi yang menjaga kesucian serta privasi. Anda akan mempelajari bagaimana setiap prosedur penunjang mulai dari pengadaan obat, pengolahan makanan, hingga manajemen rekam medis dikelola dengan prinsip muamalah yang jujur dan amanah untuk memastikan kesembuhan fisik pasien beriringan dengan ketenangan batin. 1. Tata Kelola Farmasi Halal: Seleksi Obat, Komunikasi Dakwah, dan Akad Muamalah. 2. Standar Syariah di Laboratorium & Gizi: Penjagaan Aurat, Praktik Basmalah, dan Sistem Jaminan Halal (SJH). 3. Manajemen Rekam Medis dan Asuransi Berbasis Amanah serta Kejelasan Akad Ijarah.
0/3
Integrasi Nilai Keperawatan dan Optometris Berbasis Nilai-Nilai Syariah
Modul ini membahas peran vital tenaga keperawatan dan optometris dalam memberikan asuhan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga terjaga secara spiritual. Anda akan mempelajari penerapan prinsip Hifzh al-Nafs (menjaga jiwa) di IGD, mitigasi risiko khalwat dan ikhtilath di ruang periksa, hingga manajemen rawat inap yang memfasilitasi ibadah harian serta pendampingan spiritual di akhir hayat. Fokus utama modul ini adalah memastikan bahwa setiap sentuhan medis menjadi sarana dakwah dan penghormatan terhadap martabat manusia sesuai tuntunan syariat. 1. Pelayanan Gawat Darurat: Prioritas Penyelamatan Jiwa (Hifzh al-Nafs), Kaidah Fikih Darurat, dan Penjagaan Adab. 2. Manajemen Rawat Jalan & Optometris: Pencegahan Khalwat, Informed Consent yang Amanah, dan Komunikasi Islami. 3. Pelayanan Rawat Inap: Fasilitasi Ibadah Pasien, Pengelolaan Bangsal Berbasis Privasi, dan Pendampingan Sakaratul Maut (Talqin).
0/3
Membangun Pondasi Keuangan Syariah serta Insani yang Profesional
Modul ini membahas tata kelola manajerial yang menjadi tulang punggung rumah sakit syariah, mencakup manajemen keuangan yang bersih dari unsur ribawi serta pengembangan sumber daya insani yang berkarakter Islami. Anda akan mempelajari penerapan akuntansi syariah (PSAK 101), pengelolaan dana ZISWAF yang transparan, hingga strategi rekrutmen dan pembinaan staf yang menyeimbangkan kompetensi teknis dengan kematangan spiritual. Modul ini menekankan bahwa keberkahan rumah sakit bermula dari harta yang halal dan manusia yang amanah. 1. Tata Kelola Keuangan Syariah: Akad Muamalah, Pengelolaan Dana Non-Halal, dan Akuntabilitas ZISWAF. 2. Kebijakan Sosial: Penanganan Pasien Tidak Mampu melalui Skema Asnaf dan Penghapusan Piutang (Write-off). 3. Pengembangan Sumber Daya Insani (PPSDM): Rekrutmen Berbasis Nilai, KPI Syariah, dan Mandatory Training Fikih Pasien.
0/2
Transformasi Fasilitas, Pemasaran Etis, dan Teknologi Digital Di Rumah Sakit Syariah
Modul ini membahas strategi pengembangan rumah sakit yang komprehensif, mencakup komunikasi pemasaran yang jujur dan informatif, manajemen fasilitas yang menjamin kesucian (thaharah), serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat kepatuhan syariah. Anda akan mempelajari bagaimana mengelola sarana ibadah, sanitasi, dan sistem informasi medis yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan penjaga amanah data pasien sesuai nilai-nilai Islam. 1. Strategi Pemasaran & Komunikasi Etis: Edukasi Islami dan Hospital Social Responsibility (HSR) sebagai Wujud Dakwah. 2. Manajemen Fasilitas dan Sanitasi Berbasis Thaharah: Laundry Syariah dan Pencegahan Infeksi (PPI) dengan Nilai Islami. 3. Transformasi Digital (IT): Rekam Medis Elektronik Terintegrasi Asesmen Syariah dan Etika Keamanan Data (Hifzh al-Mal).
0/3
Shariah Certified Eye Hospital Course

Konsep Keadilan Layanan – Menghapus Sekat Diskriminasi

Dalam materi ini, Anda akan mendalami prinsip Al-‘Adl Filkhidmah (Keadilan dalam Pelayanan) sebagai fondasi utama pengelolaan Poliklinik Eksekutif di RS Mata Achmad Wardi (RSAW). Meskipun menawarkan kenyamanan lebih, Poliklinik Eksekutif tidak boleh menjadi alasan munculnya eksklusivitas yang mencederai hak pasien lain. Kami menerapkan sistem penjadwalan transparan dan “Triage Syariah”, di mana prioritas pelayanan mutlak didasarkan pada urgensi medis (Darurat Thibbiyah) dan prinsip Hifdzun-Nafs (Pemeliharaan Jiwa), bukan berdasarkan kemampuan finansial. Anda akan mempelajari bagaimana memastikan setiap pasien, baik reguler maupun eksekutif, mendapatkan kehormatan dan pelayanan yang bermartabat (Khidmat Muhtaromah).

Mitigasi Gharar – Transparansi Biaya dan Akad Ijaroh

Transparansi keuangan adalah titik kritis dalam pelayanan kesehatan syariah. Sub-topik ini membahas cara RSAW mengeliminasi unsur Gharar (ketidakjelasan) dan Dhoror (kerugian) dalam setiap transaksi medis sesuai Fatwa DSN-MUI Nomor 107 Tahun 2016. Anda akan mempelajari pentingnya rincian biaya wajib (itemized billing) dan penjelasan pra-pelayanan yang komprehensif. Melalui kejelasan objek jasa dan imbalan (Ujroh) dalam akad Ijaroh, kita memastikan pasien memberikan persetujuan secara sukarela (Ridho), sehingga transaksi medis tidak hanya sah secara hukum positif, tetapi juga berkah secara syar’i.

Prinsip Harga Tunggal dan Kesetaraan Akses

Kami mengulas implementasi prinsip harga tunggal sebagai bentuk nilai keadilan dan kesetaraan dalam Islam. Variasi harga di RSAW hanya didasarkan pada perbedaan teknis layanan atau kompleksitas tindakan medis, bukan pada perbedaan status sosial individu. Prinsip ini bertujuan untuk menghilangkan diskriminasi harga dan menjamin bahwa setiap pasien menerima standar kualitas pelayanan yang setara. Anda akan memahami bagaimana kebijakan harga yang adil memperkuat kepercayaan publik dan mendukung keberlangsungan institusi kesehatan yang amanah.

Integrasi Nilai Islami dan Integritas Tenaga Medis/Kesehatan

Profesionalisme nakes di lingkungan syariah tidak hanya diukur dari kompetensi teknis, tetapi juga dari kemuliaan akhlak. Materi ini menekankan pentingnya sifat Amanah, keramah-tamahan, dan ketegasan dalam menghadapi konflik kepentingan. Kami menerapkan kebijakan nol-toleransi terhadap Risywah (suap/komisi terlarang) atau kickback dari vendor yang dapat merusak objektivitas klinis. Selain itu, Anda akan melihat bagaimana RSAW melakukan seleksi sumber daya manusia melalui “Wawancara Nilai” untuk memastikan setiap nakes memiliki independensi klinis dan komitmen tinggi terhadap etika syariah dalam melayani pasien.

Scroll to Top